Yoga18green's Blog

Just another WordPress.com weblog

Cara Membuat Background Pada Jendela Window Explorer

Secara default tampilan dari layar/jendela Windows Explorer  anda tampak hanya putih polos, bukankah hal seperti ini cukup membosankan. Sekarang saya akan menerangkan cara untuk memasang background pada layar/jendela Windows Explorer anda. Dengan mengetahui cara ini, anda tidak akan bosan lagi dengan tampilan layar/jendela Windows Explorer yang hanya putih polos. Anda dapat memberikan gambar apapun sesuai dengan keinginan anda masing-masing.

Gambar1.1

Tampilan Window Explorer sebelum diberi background, Nampak hanya putih polos dan tidak begitu variatif.

Berikut ini merupakan langkah-langkah membuat background pada Windows Explorer anda :

  1. Buka program Notepad anda,
  2. Persiapkan gambar yang akan anda pasang sebagai background dari Windows Explorer anda,
  3. Tuliskan teks dibawah ini kedalam jendela notepad anda :

[ExtShellFolderViews]

{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}

[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]

Attributes=1

IconArea_Image=nama gambar anda.JPG

IconArea_Text=0xfffffxxx

[.ShellClassInfo]

ConfirmFileOp=0

Pada teks IconArea_Image=nama gambar anda.JPG, Anda dapat menggatinya dengan nama dari file gambar Anda yang ingin dipergunakan sebagai background, sedangkan .JPG merupakan format file gambar yang anda gunakan. Jika anda ingin menggunakan gambar dengan format .BMP maka anda tinggal mengganti teks .JPG menjadi .BMP

Contoh :

Misalkan anda memiliki sebuah gambar dengan nama pemandangan1 dan berformat .BMP (bitmap) yang ingin anda pergunakan sebagai backgroundnya, maka yang harus anda lakukan adalah dengan menuliskan :

[ExtShellFolderViews]

{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}

[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]

Attributes=1

IconArea_Image= pemandangan1.BMP

IconArea_Text=0xfffffxxx

[.ShellClassInfo]

ConfirmFileOp=0

4.  Jika sudah, simpan file tersebut ditempat yang ingin anda pasangi background. Misalnya anda ingin memberikan gambar background di folder My Documents, maka simpan file tersebut di My Documents,
5.  Klik menu file –> save as, pada tab save in, pilih My Documents sebagai tempat penyimpanan

6.  Berikan nama pada file tersebut dengan nama desktop.ini(nama harus desktop.ini jangan diganti dengan nama lain)
7.  Pada tab save as type pilih all files

8.  Ingat, gambar yang anda gunakan sebagai background harus diletakkan dalam 1 jendela dengan file desktop.ini, melanjutkan penjelasan dari contoh kita diatas, copylah file gambar yang akan anda gunakan sebagai background ke My Documents
9.  Sembunyikan file desktop.ini dan file gambar anda dengan mengubah propertisnya menjadi hidden
10.  Jika sudah, refresh jendela Explorer anda, lalu perhatikan apakah gambar background anda sudah ditampilkan.

Gambar 1.2 Jendela Explorer yang sudah diberi gambar background

Maret 7, 2010 Posted by | Tips and Triks | 14 Komentar

Record/Struct dan Array Of Record

Algoritma dan Pemrograman 2 (IF1082)

Judul Materi :  Record/Struct dan Array Of Record

Deskripsi Materi :  Materi ini membahas tipe data terstruktur record/struct dan penggunaannya dengan tipe data terstruktur array

Tujuan Instruksional Khusus :

  1. Mendefinisikan dan menggunakan tipe data record/struktur
  2. Mendeskripsikan tipe data record

Sumber Penulis : Wilis Kaswidjanti, S.Si , M.Kom

Referensi :

  • Buku Teks

Munir, Rinaldi (2005),  Algoritma dan Pemrograman dalam Bahasa Pascal dan C, Buku 2, Edisi Ketiga, Penerbit Informatika Bandung.

Charibaldi, N. (2004), Modul Kuliah Algoritma Pemrograman II, Edisi Kedua, Yogyakarta

  • Buku Acuan/Referensi

Brassard, Gilles (1999), Fundamentals of algorithma, PrinteceHall.

Jarne, Stroustrup B. (1997), C++ Programming language, AT &T.

Kristanto, Andri (2003), Algoritma pemrograman C++, Graha Ilmu.

Schildt,Herbert (2000), The Complete Reference C++, McGraw-Hill.

Sedgewick, R. (2000), Algoritma Third edition In C part 5, Addison Wesley.

RECORD/STRUCT DAN ARRAY OF RECORD

PENDAHULUAN

Seperti halnya Array, Record/Struct mempunyai sejumlah elemen yang disebut field. Kalau semua elemen array harus mempunyai tipe data yang sama, maka tiap-tiap elemen pada Record/Struct dapat memiliki tipe data yang berbeda.

ISI

A. RECORD/STRUCT

Bentuk umum deklarasi Record/Struct

Algoritma :

namaVar : record

< namaField1 : tipeField1 ,

namaField2 : tipeField2 ,

… …

namaFieldn : tipeFieldn ,

>

Atau namavar dapat dipisah dari deklarasi tiperecordnya, sehingga menjadi :

Type namaTipeRecord : record

<  namaField1 : tipeField1 ,

namaField2 : tipeField2 ,

… …

namaFieldn : tipeFieldn ,

>

namaVar :  namaTipeRecord

Bahasa C++ :

struct namaTipeStruct

{

tipeField1  namaField1;

tipeField2  namaField2;

… …

tipeFieldn  namaFieldn;

} namaVar;

Atau namavar dapat dipisah dari deklarasi tiperecordnya, sehingga menjadi :

typedef  struct

{

tipefield1 namafield1;

tipefield2 namafield2;

… …

tipefieldn namafieldn;

} namatipestruct;

namatipestruct  namavar;

Catatan : namaVar bisa lebih dari satu

Contoh record/struct :

Algoritma :

Deklarasi

Type Mahasiswa : Record <  NIM : integer,

Nama : string,

KodeMK : string,

NilaiHuruf : char >

Mhs1,Mhs2 :  Mahasiswa

Bahasa C++ :

//deklarasi

typedef  struct  {  int NIM;

char Nama[20];

char KodeMK[10];

char NilaiHuruf;

} Mahasiswa;

Mahasiswa  Mhs1,Mhs2;

Cara mengakses elemen record/structur :

namavar.namafield

Contoh Program :

#include <iostream>

#include <string.h>

typedef struct

{ int tanggal, bulan, tahun;

} data_tanggal tgl_lahir;

typedef struct

{ char nama[30];

data_tanggal tgl_lahir;

{ data_rekan;

data_rekan info_rekan;

Main()

{

strcpy(info_rekan.nama,”Budi”);

info_rekan.tgl-lahir.tanggal = 30;

info_rekan.tgl_lahir.bulan = 4;

info_rekan.tgl_lahir.tahun = 2002;

cout << “Nama   : “ <<info_rekan.nama;

cout << “\nTanggal Lahir :”;

cout << “-“ << info_rekan.tgl_lahir.bulan;

cout << “-“ << info_rekan.tgl_lahir.tahun;

}

Contoh Variasi program Cara Mendeklarasikan Structur :

#include<iostream.h>

#include<string.h>

main()

{

struct data_tanggal

{  int tanggal, bulan, tahun; };

struct data_rekan

{  char nama[30];

struct data_tanggal  tgl_lahir;

};

struct data_rekan info_rekan;

strcpy(info_rekan.nama,”Hanif”);

info_rekan.tgl_lahir.tanggal = 30;

info_rekan.tgl_lahir.bulan = 4;

info_rekan.tgl_lahir.tahun = 2002;

cout<<”Nama  : “<<info_rekan.nama;

cout<<”\nTanggal lahir :”;

cout<<info_rekan.tgl_lahir.tanggal;

cout<<”-”<<info_rekan.tgl_lahir.bulan;

cout<<”-”<<info_rekan.tgl_lahir.tahun;

}

B. ARRAY OF RECORD

Algoritma :

namaVar : record

< namaField1 : tipeField1 ,

namaField2 : tipeField2 ,

… …

namaFieldn : tipeFieldn ,

>

namaVar : array[rangeindex] of namaTipeRecord

Bahasa C++ :

struct namaTipeStruct

{

tipeField1  namaField1;

tipeField2  namaField2;

… …

tipeFieldn  namaFieldn;

} namaVar;

namaTipeStruct  namaVar[ukuran];

PENUTUP

Record merupakan suatu tipe data terstruktur yang dapat menampung data field bertipe berbeda. Tipe ini dapat dipadukan dengan tipe data terstruktur lainnya seperti array.

Maret 6, 2010 Posted by | Record/Struct dan Array Of Record | Tinggalkan komentar

Array [larik]

Algoritma dan Pemrograman 2 (IF1082)

Judul Materi : Array (Larik)

Deskripsi Materi : Materi ini mencakup subpokok bahasan array dimensi satu, dimensi dua, perhitungan matriks, dan pengenalan dimensi n dengan menggunakan tipe data array

Tujuan Instruksional Khusus :

  1. Mendefinisikan dan membuat matriks dengan menggunakan tipe data array
  2. Mengimplementasikan tipe data array untuk matrik
  3. Menggunakan definisi matriks untuk perhitungan matriks

Sumber Penulis                     : Wilis Kaswidjanti

Referensi :

  • Buku Teks

Munir, Rinaldi (2005),  Algoritma dan Pemrograman dalam Bahasa Pascal dan C, Buku 2, Edisi Ketiga, Penerbit Informatika Bandung,  Bab 3, hal 77-113.

Charibaldi, N. (2004), Modul Kuliah Algoritma Pemrograman II, Edisi Kedua, Yogyakarta

  • Buku Acuan/Referensi

Brassard, Gilles (1999), Fundamentals of algorithma, PrinteceHall.

Jarne, Stroustrup B. (1997), C++ Programming language, AT &T.

Kristanto, Andri (2003), Algoritma pemrograman C++, Graha Ilmu.

Schildt,Herbert (2000), The Complete Reference C++, McGraw-Hill.

Sedgewick, R. (2000), Algoritma Third edition In C part 5, Addison Wesley.


ARRAY (LARIK)

PENDAHULUAN

Array atau biasa disebut larik adalah koleksi data dimana setiap elemen memakai nama yang sama dan bertipe sama dan setiap elemen diakses dengan membedakan indeks arraynya. Setiap rinci data disebut dengan elemen array. Setiap array dapat dioperasikan menggunakan pemilih elemen yang disebut indeks. Karena itu indeks harus bertipe yang mempunyai keterurutan (ada suksesor dan ada predesor) misal Integre, Boolean, Char.

Jadi array dipakai untuk menyajikan sekumpulan data yang bertipe sama, dan disimpan dengan urutan yang sesuai dengan indeks secara kontinu.

Contoh Array : Untai karakter, daftar nomor telepon, daftar belanja, tabel pajak, vektor, matriks.

ISI

A. Deklarasi Array

Setiap identifier yang akan digunkan harus dipesan dahulu dalam kamus/deklarasi beserta tipe data yang akan ditampungnya. Demikian pula dengan tipe data array beserta tipe elemen-elemen yang akan ditampungnya harus pula dipesan dalam kamus/deklarasi.

Jika kita memesan variabel biasa (tipe data sederhana dan string), maka kita hanya menentukan tipenya, namun jika memesan array, maka harus pula ditentukan banyaknya elemen (misal dari 1..100).

Variabel array dideklarasikan dengan mencantumkan tipe dan nama variable yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori yang ingin dibuat.

Contoh :

Dalam Algorima :

c : array[1..5] of integer

Terbentuk 5 variabel c dengan indeks dari 1 smapai dengan 5 bertipe integer.

Dalam bahasa C++ :

int c[5];

C++ secara otomatis akan menyediakan lokasi memori sesuai dengan yang dideklarasikan, dimana nomor indeks selalu dimulai dari 0.

int c[5] = {-12, 0, 20, 85, 1551};

Nilai suatu variabel array dapat juga diinisialisasi secara langsung seperti yang terdapat di dalam tanda kurung kurawal pada saat deklarasi di atas.

int x[5] = [0];

Deklarasi variable array sekaligus mengisi setiap lokasi memorinya dengan nilai 0.

Tipe data yang akan ditampung array bisa sembarang tipe data misal Integer, Boolean, Char, Real, String bahkan yang terstruktur seperti Set, Record atau array lagi.

B. Array Dimensi Satu

Bentuknya (Pseudocode) :

Nama_var : array [rangeindeks] of tipe

Bentuknya (C++):

Tipe nama_var[ukuran] ;

Dengan :

tipe                   : menyatakan jenis elemen array (int, char dan lain-lain)

rangeindeks  : menyatakan indeks awal sampai demgan indeks akhir dari var     array yang dibuat

ukuran            : menyatakan jumlah maksimal elemen array

Nilai indeks awal dan indeks akhir yang dideklarasikan di algoritma tidak diperlukan pada deklarasi bahasa C++. Pada bahasa C++ hanya banyak elemennya saja (ukuran). Jadi ukuran = indeksakhir – indeksawal + 1.

Contoh :

Algoritma :

Algoritma PangkatDua
Deklarasi
square : array [1..100] of integer
i,k : integer
Deskripsi
for i  ß 1 to 10 do
k ß i + 1
square[i] ß k * k
output(”Pangkat dari ”,k,” adalah ”, square[i])
endfor

Program C++ :

#include<iostream.h>
main()
{
int square[100];
int i,k;
for(i=0; i<10; i++)
{
k = i + 1;
square[i] = k * k;
cout<<”\nPangkat dari ”<<k<<” adalah ”<< square[i];
}
}

Output :

Pangkat dari 1 adalah 1

Pangkat dari 2 adalah 4

Pangkat dari 3 adalah 9

Pangkat dari 4 adalah 16

Pangkat dari 5 adalah 25

Pangkat dari 6 adalah 36

Pangkat dari 7 adalah 49

Pangkat dari 8 adalah 64

Pangkat dari 9 adalah 81

Pangkat dari 10 adalah 100

C. Array Dimensi Dua

Array dua dimensi merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah kolom.

Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.

Pada prinsipnya matriks hampir sama dengan array. Matriks adalah sekumpulan informasi bertipe sama yang setiap individu elemennya terdefinisi berdasarkan dua indeks (yang biasanya dikonotasikan dengan baris dan kolom).

Indeks pada matriks harus mempunyai batasan dan sifat yang sama dengan indeks pada array satu dimensi.

Sering dikatakan bahwa matriks adalah array dua dimensi, tapi patut diperhatikan bahwa pengertian berdimensi dua (baris dan kolom) adalah dalam pemikiran kita (penyajian logika).

Pengaturan letak elemen matriks dalam memori komputer selalu tetap sebagai deretan ”sel yang linier”. Pengertian dua dimensi ini hanya untuk mempermudah programmer dalam merancang programnya.

Secara umum dimensi dan banyaknya elemen Array/Matriks sebenarnya tidak dibatasi oleh Compiler, tetapi dibatasi oleh keterbatasan RAM yang disediakan.

Karena matriks menggunakan memory internal. Struktur data ini praktis untuk dipakai, namun memori yang dipakai besar.

Contoh matriks yang sering kita lihat sehari-hari adalah tabel.

Deklarasi array (Pseudocode) :

Nama_var : array [rangeindeks1,rangeindeks2] of tipe

Deklarasi array (C++):

Tipe nama_var [ukuran1] [ukuran2] ;

Contoh :

Sebuah matrik A berukuran 2×3 dapat dideklarasikan sebagai berikut :

Algoritma :

a : array [1..2,1..3] of integer

a1,1 ß 11

a1,2 ß 7

a1,3 ß 4

a2,1 ß 12

a2,2 ß 3

a2,3 ß 9

C++ :

int a[2][3] = {{11, 7, 4},{12, 3, 9}};

yang akan menempati lokasi memori dengan susunan berikut :

0 1 2
0 11 7 4
1 12 3 9

Dan definisi variabel untuk setiap elemen tersebut adalah :

0 1 2
0 a[0][0] a[0][1] a[0][2]
1 a[1][0] a[1][1] a[1][2]

Contoh Program 1 :

#include<iostream.h>
main()
{
int A[3][3]={{1,2,3},{4,5,6},{7,8,9}};
int i,j;
for(i=0; i<3; i++)
{
for(j=0; j<3; j++)
cout<<A[i][j]<<"  ";
cout<<endl;
}
}

Output :

1  2  3

4  5  6

7  8  9

Contoh Program 2 :

#include<stdio.h>
void printArray(int [][3]);
main()
{
int matrik1 [2][3] = { {1, 2, 3}, {4, 5, 6}};
int matrik2 [2][3] = { {1, 2, 3}, {4, 5}};
int matrik3 [2][3] = { {1, 2}, {4} };
printArray(matrik1);
printArray(matrik2);
printArray(matrik3);
return 0;
}
void printArray(int a[][3])
{   int i, j;
for(i=0; i<=1; i++)
{  for(j=0; j<=2; j++)
printf("%d ", a[i][j]);
printf("\n");
}
}

Output :

1 2 3

4 5 6

1 2 3

4 5 0

1 2 0

4 0 0

Contoh Program 3 :

//program penjumlahan matrik

#include<iostream.h>
main()
{
int A[3][2]={{1,2},{3,4},{5,6}};
int B[3][2]={{7,8},{9,10},{11,12}};
int C[3][2];
int i,j;
cout<<"Matrik A = \n";
for(i=0; i<3 ; i++)
{
for(j=0; j<2 ; j++)
cout<<A[i][j]<<"  ";
cout<<endl;
}
cout<<"Matrik B = \n";
for(i=0; i<3 ; i++)
{
for(j=0; j<2 ; j++)
cout<<B[i][j]<<"  ";
cout<<endl;
}
//penjumlahan matrix
for(i=0; i<3 ; i++)
for(j=0; j<2 ; j++)
C[i][j]=A[i][j] + B[i][j];
cout<<"Matrik C = \n";
for(i=0; i<3 ; i++)
{
for(j=0; j<2 ; j++)
cout<<C[i][j]<<"  ";
cout<<endl;
}
}

D. Array Dimensi Banyak

Bentuknya dalam bahasa C++ :

tipe nama_var[ukuran2]. . .[ukuranN];

Contoh :

Int data_huruf[2][4][6];

PENUTUP

Array merupakan suatu tipe data terstruktur. Deklarasi tipe ini tidak hanya dapat untuk data satu dimensi tetapi bisa sampai n dimensi. Array dua dimensi biasanya dipakai untuk perhitungan matriks dua dimensi.

Algoritma dan Pemrograman 2 (IF1082)

Judul Materi : Array (Larik)

Deskripsi Materi : Materi ini mencakup subpokok bahasan array dimensi satu, dimensi dua, perhitungan matriks, dan pengenalan dimensi n dengan menggunakan tipe data array

Tujuan Instruksional Khusus :

  1. Mendefinisikan dan membuat matriks dengan menggunakan tipe data array
  2. Mengimplementasikan tipe data array untuk matrik
  3. Menggunakan definisi matriks untuk perhitungan matriks

Referensi :

  • Buku Teks

Munir, Rinaldi (2005),  Algoritma dan Pemrograman dalam Bahasa Pascal dan C, Buku 2, Edisi Ketiga, Penerbit Informatika Bandung,  Bab 3, hal 77-113.

Charibaldi, N. (2004), Modul Kuliah Algoritma Pemrograman II, Edisi Kedua, Yogyakarta

  • Buku Acuan/Referensi

Brassard, Gilles (1999), Fundamentals of algorithma, PrinteceHall.

Jarne, Stroustrup B. (1997), C++ Programming language, AT &T.

Kristanto, Andri (2003), Algoritma pemrograman C++, Graha Ilmu.

Schildt,Herbert (2000), The Complete Reference C++, McGraw-Hill.

Sedgewick, R. (2000), Algoritma Third edition In C part 5, Addison Wesley.


ARRAY (LARIK)

PENDAHULUAN

Array atau biasa disebut larik adalah koleksi data dimana setiap elemen memakai nama yang sama dan bertipe sama dan setiap elemen diakses dengan membedakan indeks arraynya. Setiap rinci data disebut dengan elemen array. Setiap array dapat dioperasikan menggunakan pemilih elemen yang disebut indeks. Karena itu indeks harus bertipe yang mempunyai keterurutan (ada suksesor dan ada predesor) misal Integre, Boolean, Char.

Jadi array dipakai untuk menyajikan sekumpulan data yang bertipe sama, dan disimpan dengan urutan yang sesuai dengan indeks secara kontinu.

Contoh Array : Untai karakter, daftar nomor telepon, daftar belanja, tabel pajak, vektor, matriks.

ISI

A. Deklarasi Array

Setiap identifier yang akan digunkan harus dipesan dahulu dalam kamus/deklarasi beserta tipe data yang akan ditampungnya. Demikian pula dengan tipe data array beserta tipe elemen-elemen yang akan ditampungnya harus pula dipesan dalam kamus/deklarasi.

Jika kita memesan variabel biasa (tipe data sederhana dan string), maka kita hanya menentukan tipenya, namun jika memesan array, maka harus pula ditentukan banyaknya elemen (misal dari 1..100).

Variabel array dideklarasikan dengan mencantumkan tipe dan nama variable yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori yang ingin dibuat.

Contoh :

Dalam Algorima :

c : array[1..5] of integer

Terbentuk 5 variabel c dengan indeks dari 1 smapai dengan 5 bertipe integer.

Dalam bahasa C++ :

int c[5];

C++ secara otomatis akan menyediakan lokasi memori sesuai dengan yang dideklarasikan, dimana nomor indeks selalu dimulai dari 0.

int c[5] = {-12, 0, 20, 85, 1551};

Nilai suatu variabel array dapat juga diinisialisasi secara langsung seperti yang terdapat di dalam tanda kurung kurawal pada saat deklarasi di atas.

int x[5] = [0];

Deklarasi variable array sekaligus mengisi setiap lokasi memorinya dengan nilai 0.

Tipe data yang akan ditampung array bisa sembarang tipe data misal Integer, Boolean, Char, Real, String bahkan yang terstruktur seperti Set, Record atau array lagi.

B. Array Dimensi Satu

Bentuknya (Pseudocode) :

nama_var : array [rangeindeks] of tipe

Bentuknya (C++):

tipe nama_var[ukuran];

Dengan :

tipe               : menyatakan jenis elemen array (int, char dan lain-lain)

rangeindeks : menyatakan indeks awal sampai demgan indeks akhir dari var     array yang dibuat

ukuran          : menyatakan jumlah maksimal elemen array

Nilai indeks awal dan indeks akhir yang dideklarasikan di algoritma tidak diperlukan pada deklarasi bahasa C++. Pada bahasa C++ hanya banyak elemennya saja (ukuran). Jadi ukuran = indeksakhir – indeksawal + 1.

Contoh :

Algoritma :

Algoritma PangkatDua

Deklarasi

square : array [1..100] of integer

i,k : integer

Deskripsi

forß 1 to 10 do

k ß i + 1

square[i] ß k * k

output(”Pangkat dari ”,k,” adalah ”, square[i])

endfor

Program C++ :

#include<iostream.h>

main()

{

int square[100];

int i,k;

for(i=0; i<10; i++)

{

k = i + 1;

square[i] = k * k;

cout<<”\nPangkat dari ”<<k<<” adalah ”<< square[i];

}

}

Output :

Pangkat dari 1 adalah 1

Pangkat dari 2 adalah 4

Pangkat dari 3 adalah 9

Pangkat dari 4 adalah 16

Pangkat dari 5 adalah 25

Pangkat dari 6 adalah 36

Pangkat dari 7 adalah 49

Pangkat dari 8 adalah 64

Pangkat dari 9 adalah 81

Pangkat dari 10 adalah 100

C. Array Dimensi Dua

Array dua dimensi merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah kolom.

Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.

Pada prinsipnya matriks hampir sama dengan array. Matriks adalah sekumpulan informasi bertipe sama yang setiap individu elemennya terdefinisi berdasarkan dua indeks (yang biasanya dikonotasikan dengan baris dan kolom).

Indeks pada matriks harus mempunyai batasan dan sifat yang sama dengan indeks pada array satu dimensi.

Sering dikatakan bahwa matriks adalah array dua dimensi, tapi patut diperhatikan bahwa pengertian berdimensi dua (baris dan kolom) adalah dalam pemikiran kita (penyajian logika).

Pengaturan letak elemen matriks dalam memori komputer selalu tetap sebagai deretan ”sel yang linier”. Pengertian dua dimensi ini hanya untuk mempermudah programmer dalam merancang programnya.

Secara umum dimensi dan banyaknya elemen Array/Matriks sebenarnya tidak dibatasi oleh Compiler, tetapi dibatasi oleh keterbatasan RAM yang disediakan.

Karena matriks menggunakan memory internal. Struktur data ini praktis untuk dipakai, namun memori yang dipakai besar.

Contoh matriks yang sering kita lihat sehari-hari adalah tabel.

Deklarasi array (Pseudocode) :

nama_var : array [rangeindeks1,rangeindeiks2] of tipe

Deklarasi array (C++):

tipe nama_var[ukuran1][ukuran2];

Contoh :

Sebuah matrik A berukuran 2×3 dapat dideklarasikan sebagai berikut :

Algoritma :

a : array [1..2,1..3] of integer

a1,1 ß 11

a1,2 ß 7

a1,3 ß 4

a2,1 ß 12

a2,2 ß 3

a2,3 ß 9

C++ :

int a[2][3] = {{11, 7, 4},{12, 3, 9}};

yang akan menempati lokasi memori dengan susunan berikut :

0

1

2

0

11

7

4

1

12

3

9

Dan definisi variabel untuk setiap elemen tersebut adalah :

0

1

2

0

a[0][0]

a[0][1]

a[0][2]

1

a[1][0]

a[1][1]

a[1][2]

Contoh Program 1 :

#include<iostream.h>

main()

{

int A[3][3]={{1,2,3},{4,5,6},{7,8,9}};

int i,j;

for(i=0; i<3; i++)

{

for(j=0; j<3; j++)

cout<<A[i][j]<<”  “;

cout<<endl;

}

}

Output :

1  2  3

4  5  6

7  8  9

Contoh Program 2 :

#include<stdio.h>

void printArray(int [][3]);

main()

{

int matrik1 [2][3] = { {1, 2, 3}, {4, 5, 6}};

int matrik2 [2][3] = { {1, 2, 3}, {4, 5}};

int matrik3 [2][3] = { {1, 2}, {4} };

printArray(matrik1);

printArray(matrik2);

printArray(matrik3);

return 0;

}

void printArray(int a[][3])

{   int i, j;

for(i=0; i<=1; i++)

{  for(j=0; j<=2; j++)

printf(“%d “, a[i][j]);

printf(“\n”);

}

}

Output :

1 2 3

4 5 6

1 2 3

4 5 0

1 2 0

4 0 0

Contoh Program 3 :

//program penjumlahan matrik

#include<iostream.h>

main()

{

int A[3][2]={{1,2},{3,4},{5,6}};

int B[3][2]={{7,8},{9,10},{11,12}};

int C[3][2];

int i,j;

cout<<”Matrik A = \n”;

for(i=0; i<3 ; i++)

{

for(j=0; j<2 ; j++)

cout<<A[i][j]<<”  “;

cout<<endl;

}

cout<<”Matrik B = \n”;

for(i=0; i<3 ; i++)

{

for(j=0; j<2 ; j++)

cout<<B[i][j]<<”  “;

cout<<endl;

}

//penjumlahan matrix

for(i=0; i<3 ; i++)

for(j=0; j<2 ; j++)

C[i][j]=A[i][j] + B[i][j];

cout<<”Matrik C = \n”;

for(i=0; i<3 ; i++)

{

for(j=0; j<2 ; j++)

cout<<C[i][j]<<”  “;

cout<<endl;

}

}

D. Array Dimensi Banyak

Bentuknya dalam bahasa C++ :

tipe nama_var[ukuran1[ukuran2]. . .[ukuranN];

Contoh :

int data_huruf[2][4][6];

PENUTUP

Array merupakan suatu tipe data terstruktur. Deklarasi tipe ini tidak hanya dapat untuk data satu dimensi tetapi bisa sampai n dimensi. Array dua dimensi biasanya dipakai untuk perhitungan matriks dua dimensi.

Februari 16, 2010 Posted by | Array [larik] | Tinggalkan komentar

Algoritma Pemrograman [jilid2]

Algoritma dan Pemrograman 2 (IF1082)

Judul Materi : Pengantar Algoritma dan Pemrograman 2

(Review Algo 1)

Sumber Penulis : Wilis Kaswidjanti

Referensi :

  • Buku Teks

Munir, Rinaldi (2005),  Algoritma dan Pemrograman dalam Bahasa Pascal dan C, Buku 1, Edisi Ketiga, Penerbit Informatika Bandung.

Charibaldi, N. (2004), Modul Kuliah Algoritma Pemrograman I, Edisi Kedua, Yogyakarta

  • Buku Acuan/Referensi

Brassard, Gilles (1999), Fundamentals of algorithma, PrinteceHall.

Jarne, Stroustrup B. (1997), C++ Programming language, AT &T.

Kristanto, Andri (2003), Algoritma pemrograman C++, Graha Ilmu.

Schildt,Herbert (2000), The Complete Reference C++, McGraw-Hill.

Sedgewick, R. (2000), Algoritma Third edition In C part 5, Addison Wesley.


PENGANTAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2

ISI

1. Algoritma dan Program

  • Algoritma adalah urutan logika langkah kerja untuk menyelesaikan suatu masalah.
  • Program adalah logika pemecahan masalah dalam bahasa pemrograman tertentu untuk diproses oleh computer.
  • Belajar memrogram berarti belajar strategi pemecahan masalah metodologi dan sistematika pemecahan masalah.
  • Belajar bahasa pemrograman berarti belajar memakai suatu bahasa pemrograman tertentu.
  • Dasar-dasar setiap algoritma walaupun sekomplek apapun meliputi runtunan, pemilihan dan pengulangan.
  • Cara pendekatan Top Down Design sangat bermanfaat dalam membuat algoritma untuk masalah yang cukup rumit dan komplek

2. Notasi Algoritma

Pada dasarnya algoritma selalu disusun berdasarkan 3 bagian, antara lain Judul Algoritma, Deklarasi/kamus dan Deskripsi/algoritma. Agar dapat dilaksanakan oleh computer, maka algoritma harus ditranslasikan ke dalam suatu notasi bahasa pemrograman. Agar notasi algoritma mudah ditranslasikan kedalam notasi bahasa pemrograman, maka sebaliknya notasi algoritmik tersebut berupa pseudo-code yang berkoresponden dengan bahasa pemrograman secara umum.

3. Operator, identifier dan tipe data

  • Operator adalah notasi yang dipakai untuk melaksanakan suatu operasi terhadap data dan identifier.
  • Identifier adalah sesuatu yang dipakai sebagai nama pengenal.
  • Tipe data pada sebuah objek merupakan himpunan nilai yang dapat dimilikinya dan operasi yang dapat dilakukan pada objek tersebut.

3. Input dan Output

Notasi input dan output sangat penting dalam suatu pemrograman karena merupakan sarana interaksi antara komputer dan manusia dalam berkomunikasi. Banyak format input dan output yang dimiliki bahasa pemrograman C++, tinggal programer yang menentukan format mana yang dipakai sesuai kebutuhan.

4. Statemen Pengendalian

Pada dasarnya ada dua macam statement pengendalian yaitu IF-THEN-ELSE dan CASE-OF. Pada prakteknya dua macam notasi tersebut dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan.

5. Statemen Pengulangan

Tiga macam notasi struktur pengulangan :

  1. Struktur FOR atau TRAVERSAL ( Pengulangan tanpa kondisi / Unconditional Looping ).
  2. ( Pengulangan dengan kondisi

    / Conditional Looping ).

    Struktur WHILE..DO

  1. Struktur REPEAT..UNTIL

Tiga macam notasi struktur pengulangan dalam bahasa C++ :

  1. FOR
  2. WHILE
  3. DO..WHILE

6. Prosedur dan Fungsi

Procedure dan function di dalam algoritma memiliki perbedaan. Tetapi di bahasa pemrograman C++ semua disebut function dengan perbedaan sintak untuk membedakan antara fungsi sebagai procedure dan sebagai function yang dimaksud pada algoritma

Struktur Prosedur :

1.   Bagian Judul ( header ).

Terdiri atas Nama prosedur dan deklarasi parameter ( jika ada ).

2.   Bagian deklarasi.

Untuk mengumumkan nama-nama.

3.    Bagian deskripsi.

Disebut juga badan prosedur.

Adapun bentuk umum definisi sebuah fungsi (dalam bahasa C++) adalah :

penentu-tipe nama_fungsi(daftar parameter)

{

deklarasi variable lokal
tubuh fungsi

}

Penentu tipe adalah untuk menentukan tipe keluaran fungsi yang dapat berupa satu tipe data C++ yang berlaku, misalnya char atau int. Default tipe fungsi yang tidak disebutkan dianggap sebagai int.

7. Mesin Abstrak

Mesin abstrak adalah mesin yang dianggap ada dan diasumsikan mampu melakukan mekanisme yang didefinisikan untuk mesin tersebut. Mesin gambar adalah abstrak yang terdiri dari 2 unit yaitu pena dan bidang gambar.

8. Tipe Data Array

Tipe data array adalah salah satu tipe terstruktur dalam pemrograman. Tipe data array ini dapat dipakai untuk salah satu contohnya adalah perhitungan matriks.

PENUTUP

Materi Algoritma dan Pemrograman 2 memakai semua yang telah diajarkan pada matakuliah Algoritma dan Pemrograman 1, seperti algoritma, tipe data, operator, statement pengendalian, statement pengulangan yang merupakan dasar dari pemrograman.

Februari 16, 2010 Posted by | Komputer dan Pemrograman | 3 Komentar

Nabi Muhammad saw

dari : id.wikipedia.org/wiki/Nabi_Muhammad

kaligrafi muhammad saw

Muhammad (Arab: محمد, Mohammad, Mohammed, Orientalis: Mahomet, Mahomed) (570/571 – 632 Masehi) adalah pembawa ajaran Islam, dan diyakini oleh umat Muslim sebagai nabi Allah (Rasul) yang terakhir. Menurut biografi tradisional Muslimnya (dalam bahasa Arab disebut sirah), ia lahir diperkirakan sekitar 20 April 570/ 571, di Mekkah (“Makkah”) dan wafat pada 8 Juni 632 di Madinah. Kedua kota tersebut terletak di daerah Hejaz (Arab Saudi saat ini).

Michael H. Hart, dalam bukunya The 100, menetapkan Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal agama maupun hal duniawi. Dia memimpin bangsa yang awalnya terbelakang dan terpecah belah, menjadi bangsa maju yang bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi di medan pertempuran.[2] Baca lebih lanjut

Oktober 25, 2009 Posted by | Nabi Muhammad saw | 1 Komentar

Tempat Ibadah Islam

Tempat ibadah

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Masjid

Rumah ibadat umat Muslim disebut masjid atau mesjid. Ibadah yang biasa dilakukan di Masjid antara lain shalat berjama’ah, ceramah agama, perayaan hari besar, diskusi agama, belajar mengaji (membaca Al-Qur’an) dan lain sebagainya.

Baca lebih lanjut

Oktober 25, 2009 Posted by | Tempat Ibadah Islam | 1 Komentar

islam

from : id.wikipedia.org/wiki/islam

kaligrafi Allah SWTkaligrafi muhammad saw

Islam

Islam adalah agama yang mengimani satu Tuhan, yaitu Allah. Agama ini termasuk agama samawi (agama-agama yang dipercaya oleh para pengikutnya diturunkan dari langit) dan termasuk dalam golongan agama Ibrahim. Dengan lebih dari satu seperempat milyar orang pengikut di seluruh dunia [1][2], menjadikan Islam sebagai agama terbesar kedua di dunia setelah agama Kristen.[3] Islam memiliki arti “penyerahan”, atau penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan (Arab: الله, Allāh).[4] Pengikut ajaran Islam dikenal dengan sebutan Muslim yang berarti “seorang yang tunduk kepada Tuhan”[5][6], atau lebih lengkapnya adalah Muslimin bagi laki-laki dan Muslimat bagi perempuan. Islam mengajarkan bahwa Allah menurunkan firman-Nya kepada manusia melalui para nabi dan rasul utusan-Nya, dan meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa Muhammad adalah nabi dan rasul terakhir yang diutus ke dunia oleh Allah. Baca lebih lanjut

Oktober 24, 2009 Posted by | Islam | Tinggalkan komentar

Miyabi Mau datang..??!!

Maria Ozawa

Maria Ozawa

Semua orang atau yang pasti para kaula muda, pasti mengetahui tentang seorang wanita yang memiliki lika-liku kehidupan yang berhubungan dengan dunia Porno. Yak, itulah Maria Ozawa yang biasa dipanggil Miabi. Sejarah mengenai dirinya sangatlah kontroversial, mulai dari kisah sex pertamanya di umur 13 tahun, diusirnya dia dri rumahnya sendiri, dan lain sebagainya.

Awalnya kehidupan Miyabi dengan kedua orangtuanya baik-baik saja, sampai pada suatu ketika orangtuanya melihat Miyabi tampil bugil di sebuah majalah porno Jepang. Seketika itu meledak lah murka orangtuanya demi melihat Miyabi kecil yang masih remaja polos melakukan hal yang tidak pantas dilakukan anak seusianya.

Meskipun demikian Miyabi tetap menjalankan profesinya, dari sekedar foto-foto telanjang berlanjut ke film. Miyabi kembali cari gara-gara ketika membawa 20 film porno yang ia bintangi ke rumah dan ia tunjukkan ke orangtuanya. Sejak itu kedua orangtuanya tidak mau melihat dan mengakuinya lagi sebagai anak.

Rata-rata para remaja sangat mengenal mengenai dara kelahiran Jepang itu. Profesinya sebagai pemeran beberapa adegan-adegan panas tela membuat namanya melejit. Ribuan, bahkan jutaan penggemarnya tersebar di seluruh dunia maya. Gadis muda berusia 21 tahun ini dengan sekejap menjadi kaya meskipun masih tinggal di apartemen yang disewanya sebesar 16 juta rupiah per bulan.

Dengan sewa semahal itu lantas berapa gaji yang dia dapatkan sebulan? Jangan heran jika Miyabi dengan profesi yang digelutinya saat ini bisa mendulang 8000 USD dolar per bulannya (sekitar 75 juta rupiah). Tinggal di apartemen mewah yang lebih mirip dengan mansion lengkap dengan segala perabotan serba wah, ia lebih senang hidup menyendiri.

Tetapi, disamping itu ia pun tidak lepas dari hal-hal negativ yang ia terima dari lingkungannya. Seperti halnya, diusirnya dia dari rumahnya yang dikarenakan kedua orang tuanya tidak mau lagi untuk mengakui bahwa dirinya itu adalah anak mereka. Kedua orang tuanya sangat tidak menerima atas perilaku dan jalan hidup yang telah diambil oleh anak mereka ini. Hal ini membuat nama keluarga tercoreng. Kemudian teman-teman yang ada di sekitar Maria pun semakin lama semakin menghindar dan berbalik membencinya.

Nah, di saat ini muncul lagi sebuah perdebatan panas mengenai diri dari seorang Miyabi. Yaitu mengenai dirinya yang akan datang ke Indonesia untuk bermain film. Tetapi kali ini dia tidak datang ke sini untuk bermain film panas, melainkan untuk bermain film berkategori komedi.

Tapi belum juga Miyabi nya datang, Indonesia sudah gempar. Kehadirannya di Indonesia menuai banyak sekali kontroversi dari berbagai kalangan. Mereka beranggapan, Indonesia yang begini saja sudah sering mendapatkan teguran dari Allah, apalagi kedatang sumber maksiat nya. . . .

Buat kalian sendiri, setuju ga dia datang..??

:)

Oktober 13, 2009 Posted by | News information of Miyabi | Tinggalkan komentar

Hello world!

hallo…

apa kabar semua..

Senang bisa hadir disini untuk memberi sesuatu yang mungkin bisa bermanfaat bagi kita semua. Disini aku akan menghadirkan beberapa informasi-informasi yang berkaitan tentang apa saja, tapi bukan hal yang super lengkap tapi bisa dibilang cukup akurat.hehe

Secara singkat aku akan memberikan beberapa diskripsi tentang apa saja yang aku ketahui saat ini. Informasi ini mungkin banyak menyangkut tentang hal-hal yang berkaitan tentang keadaan bumi, perkembangan teknologi, dunia usaha, dan lain sebagainya.

Yah, bagi kalian yang mungkin mempunyai hal-hal yang perlu disharing ke Khalayak ramai mungkin bisa melalui webblog ini.

Semoga bermanfaat.. :)

Juni 15, 2009 Posted by | Umum | 1 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.